Skip to content
Royal desk
Agustus 28, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Penerbangan Jakarta-Pontianak Dialihkan ke Batam Imbas Kabut Asap

Lisa Thomas - jurnalnaya.com 2 mins read

Jarak pandang di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, anjlok ke level di bawah 1.000 meter pada pagi hari. Dampaknya langsung terasa:

Penerbangan Jakarta-Pontianak Dialihkan ke Batam Imbas Kabut Asap

Asap Karhutla Paksa Penerbangan Jakarta–Pontianak Mendarat di Batam

Jurnalnaya.com – Jarak pandang di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, anjlok ke level di bawah 1.000 meter pada pagi hari. Dampaknya langsung terasa: penerbangan IU 682 yang seharusnya mendarat di Supadio terpaksa dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam.

Penyebab dan Respons Manajemen Bandara

Maya Damayanti, General Manager Bandara Internasional Supadio, menjelaskan bahwa gangguan operasional ini dipicu oleh kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa kawasan sekitar bandara. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi dengan seluruh pemangku kepentingan berjalan lancar demi menjamin prosedur keselamatan tetap terpenuhi.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang di bandara. Koordinasi lintas instansi dengan stakeholder terkait berjalan dengan baik untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan terpenuhi di tengah kondisi gangguan asap saat ini.”

Maya menambahkan bahwa aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama ketika cuaca dan jarak pandang berada di bawah ambang normal.

“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi cuaca dan jarak pandang yang terbatas.”

Pemantauan Waktu Nyata oleh Sejumlah Lembaga

Menurut laporan Antara pada Jumat, 21 Agustus 2026, pihak Bandara Supadio bersama BMKG, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, BNPB, serta Polres Kubu Raya melakukan pemantauan jarak pandang secara real-time. Langkah ini bertujuan menentukan apakah kondisi lapangan masih layak untuk operasi penerbangan.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Supadio, penurunan jarak pandang hingga di bawah 1.000 meter pada pagi hari merupakan akibat langsung dari kabut asap karhutla di sejumlah wilayah sekitar bandara. Apabila kondisi tersebut belum membaik, perubahan jadwal penerbangan berpotensi terjadi.

Imbauan kepada Penumpang

PT Angkasa Pura Indonesia meminta calon penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan pagi untuk mengantisipasi kemungkinan penundaan atau perubahan jadwal. Penumpang diimbau rutin mengecek status penerbangan langsung kepada maskapai masing-masing serta mengikuti informasi resmi dari pihak Bandara Supadio.

Sementara itu, petugas BPBD Kalimantan Barat tengah berupaya memadamkan titik-titik karhutla di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, guna mengurangi sumber asap yang mengganggu operasional bandara.

Frequently Asked Questions

What is Penerbangan Jakarta Pontianak Dialihkan ke Batam?

Penerbangan Jakarta Pontianak Dialihkan ke Batam is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Penerbangan Jakarta Pontianak Dialihkan ke Batam matter?

Penerbangan Jakarta Pontianak Dialihkan ke Batam matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a reply