JurnalNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dorong Investasi, Presiden Prabowo Yakin Pertumbuhan Ekonomi Terjaga

Published September 16, 2026 · Updated September 16, 2026 · By Charles Davis - jurnalnaya.com

Foto : Charles Davis - jurnalnaya.com

Investasi Jadi Tumpuan Optimisme Ekonomi Indonesia

Jurnalnaya.com – Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Presiden Prabowo Subianto menilai arus investasi tetap menjadi salah satu penyangga penting agar ekonomi Indonesia terus bergerak. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa fundamental ekonomi nasional masih cukup kuat untuk menarik minat pelaku usaha besar, sekaligus menciptakan kesempatan kerja baru bagi masyarakat.

Keyakinan tersebut disampaikan Prabowo dalam dialog bersama jurnalis senior, pimpinan media nasional, dan sejumlah pakar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dalam pertemuan itu, ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di atas lima persen. Capaian tersebut, dalam pandangannya, turut didorong oleh realisasi investasi yang tetap berjalan sesuai arah target pemerintah.

Investasi memiliki peran luas dalam perekonomian karena tidak hanya berkaitan dengan nilai modal yang masuk. Ketika investasi diwujudkan dalam pembangunan usaha, pabrik, fasilitas produksi, layanan, maupun pengembangan sektor ekonomi lainnya, dampaknya dapat terlihat melalui kebutuhan tenaga kerja dan perputaran kegiatan ekonomi di berbagai daerah.

Realisasi Investasi dan Target APBN

Prabowo menyebut nilai investasi yang telah tercatat menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Ia mengaitkan capaian tersebut dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

“Investasi sampai sekarang menepati target APBN. Pada 2025, Rp1.931 triliun investasi. Ini belum selesai, ini angka Juni 2026. Ini sudah Rp1.010 triliun,” kata Presiden Prabowo.

Angka itu menggambarkan besarnya perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan investasi sebagai salah satu penggerak pertumbuhan. Bagi ekonomi nasional, masuknya modal dapat membantu memperluas kegiatan produktif. Namun, manfaat yang paling dekat dirasakan masyarakat adalah ketika investasi tersebut berujung pada tersedianya pekerjaan, bertambahnya aktivitas usaha, serta peluang bagi rantai pasok lokal untuk ikut berkembang.

Prabowo juga menegaskan bahwa hasil investasi perlu dibedakan dari program-program pemerintah yang memiliki skema dan tujuan tersendiri. Penjelasan itu disampaikannya saat menguraikan jumlah pekerjaan yang telah terbuka dalam beberapa tahun terakhir.

Pembukaan Lapangan Kerja

Presiden menyatakan bahwa investasi telah membantu menghadirkan 1,4 juta lapangan kerja pada tahun ini. Sementara itu, pada 2025 terdapat 2,7 juta pekerjaan baru. Ia menekankan bahwa angka tersebut berasal dari kegiatan investasi, bukan dari Program Makan Bergizi Gratis atau MBG maupun Koperasi Merah Putih.

“Kita sudah buka tahun ini 1,4 juta lapangan kerja. Tahun 2025 sebanyak 2,7 juta lapangan kerja baru. Dan ini investasi, bukan dari program pemerintah, bukan MBG, bukan Koperasi Merah Putih,” tegas dia.

Pernyataan tersebut menempatkan investasi sebagai faktor yang dinilai mampu memperkuat penyerapan tenaga kerja secara langsung. Pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur melalui angka agregat, tetapi juga melalui kemampuannya menyediakan ruang kerja dan kegiatan usaha. Karena itu, realisasi investasi menjadi penting ketika mampu diterjemahkan menjadi kesempatan yang dapat diakses oleh tenaga kerja Indonesia.

Dalam konteks masyarakat, pembukaan pekerjaan baru dapat memberi dampak berantai. Pendapatan rumah tangga, kebutuhan terhadap jasa pendukung, hingga aktivitas usaha kecil di sekitar pusat ekonomi dapat ikut terdorong. Meski demikian, kualitas manfaat investasi tetap berkaitan dengan bagaimana proyek-proyek tersebut berjalan dan seberapa luas keterlibatan pekerja serta pelaku usaha di dalam negeri.

Kepercayaan Investor Global

Prabowo mengaku telah bertemu dengan sejumlah pemain investasi besar dunia. Ia melihat kedatangan mereka ke Indonesia sebagai sinyal bahwa pelaku investasi internasional memandang ekonomi Indonesia memiliki dasar yang kuat dan relatif aman.

“Tapi yang saya laporkan, yang sudah kita capai. Jadi saya sangat optimistis,” ujar Presiden.

Optimisme itu juga didasarkan pada posisi Indonesia yang masih dipandang menarik bagi investor asing. Negara dengan pasar besar, aktivitas ekonomi yang luas, dan kebutuhan pembangunan yang terus berkembang memiliki ruang untuk menarik berbagai jenis investasi. Dalam pandangan Presiden, kekuatan tersebut membuat Indonesia tetap diperhitungkan meski kondisi global mengalami gejolak.

Investasi dari dalam maupun luar negeri menjadi penting bagi keberlangsungan ekonomi karena dapat menambah kapasitas produksi dan mendorong kegiatan bisnis. Bagi pemerintah, tantangannya adalah menjaga kepercayaan tersebut melalui kepastian serta keberlanjutan iklim usaha. Sementara bagi masyarakat, harapannya adalah agar pertumbuhan investasi benar-benar menciptakan dampak ekonomi yang nyata dan lebih merata.

Proyeksi Posisi Indonesia pada 2050

Prabowo juga menyinggung proyeksi jangka panjang yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi global. Ia mengatakan banyak pihak memperkirakan posisi Indonesia akan terus naik dalam beberapa dekade mendatang, termasuk dalam proyeksi Goldman Sachs.

“Semua orang, semua orang sudah yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4 dunia pada 2050. Which is 25 tahun ke depan. Bayangkan. Ini Goldman Sachs, Goldman Sachs (memprediksi) Indonesia ekonomi ke-4,” kata Prabowo.

Proyeksi menuju 2050 tersebut menggambarkan peluang besar, tetapi juga menuntut konsistensi kebijakan dan kemampuan menjaga pertumbuhan. Investasi menjadi salah satu unsur yang dapat menopang perjalanan itu, terutama bila diarahkan untuk memperluas lapangan kerja dan menguatkan kegiatan ekonomi nasional. Dengan pertumbuhan yang masih berada di atas lima persen serta realisasi investasi yang terus dikejar, pemerintah melihat alasan untuk tetap optimistis terhadap arah perekonomian Indonesia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dorong Investasi Presiden Prabowo Yakin Pertumbuhan?

Dorong Investasi Presiden Prabowo Yakin Pertumbuhan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dorong Investasi Presiden Prabowo Yakin Pertumbuhan matter?

Dorong Investasi Presiden Prabowo Yakin Pertumbuhan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.