JurnalNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gedung di Kota Pereira Roboh saat Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia

Published Agustus 11, 2026 · Updated Agustus 11, 2026 · By Sandra Taylor - jurnalnaya.com

Foto : Sandra Taylor - jurnalnaya.com

Gempa 7,4 Skala Richter Hancurkan Pereira: Gedung Runtuh dan Puluhan Tewas

Jurnalnaya.com – Gedung di Kota Pereira Roboh saat Kolombia sedang menghadapi situasi darurat setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 melanda wilayah tersebut pada Senin, 10 Agustus 2026. Bencana alam ini telah menewaskan sedikitnya 52 orang berdasarkan data awal dari pemerintah setempat. Kejadian ini menjadi salah satu gempa terbesar yang pernah tercatat di negara Amerika Selatan tersebut dalam satu dekade terakhir.

Detik-detik Keruntuhan Gedung Villa 1

Salah satu momen paling dramatis terjadi di pusat Kota Pereira, Departemen Risaralda, ketika sebuah bangunan besar ambruk secara tiba-tiba. Dalam rekaman video yang diperoleh Viory, terlihat jelas detik-detik robohnya Gedung Villa 1. Kejadian ini menimbulkan kepulan debu pekat dan memaksa para pejalan kaki lari berhamburan. Warga setempat melaporkan bahwa guncangan terasa sangat kuat hingga beberapa menit lamanya.

Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, menyebut situasi di kota tersebut sebagai kondisi yang kritis. Beberapa bangunan di Pereira dilaporkan runtuh akibat guncangan kuat tersebut. Gedung di Kota Pereira Roboh menjadi simbol kehancuran yang melanda wilayah ini, dengan banyak struktur bangunan yang rusak parah.

Informasi Teknis Gempa dari SGC

Menurut Layanan Geologi Kolombia (SGC), gempa yang terjadi pada 10 Agustus itu berpusat di San José del Palmar, Departemen Chocó, dengan kedalaman sekitar 103 kilometer. Kedalaman ini membuat guncangan terasa lebih luas ke berbagai wilayah tetangga.

"Gempa tersebut merupakan yang terkuat yang tercatat di Kolombia dalam satu dekade terakhir," kata SGC, dikutip dari Viory, Selasa 11 Agustus 2026.

SGC turut mencatat sedikitnya dua gempa susulan berkekuatan magnitudo 2,8 dan 4,8. Guncangan juga dirasakan di Venezuela, Ekuador, dan Panama. Banyak warga yang panik dan keluar dari rumah mereka saat gempa terjadi, termasuk mereka yang berada di gedung-gedung tinggi.

Tanggapan Pemerintah dan Evakuasi

Presiden Abelardo de la Espriella menggelar rapat darurat, memerintahkan pembentukan Pos Komando Terpadu untuk mengoordinasikan penanganan korban dan kerusakan, serta mengumumkan akan mengunjungi Pereira yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Tim SAR dari berbagai daerah segera dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan.

Sementara itu, di Manizales dilaporkan antara 20 hingga 30 rumah ambruk. Pemerintah setempat telah membuka tiga lokasi penampungan bagi warga terdampak. Gedung di Kota Pereira Roboh menjadi perhatian utama karena banyak korban yang terperangkap di bawah reruntuhan bangunan.

Hingga kini, otoritas masih melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan, penanganan korban luka, serta pendataan kerusakan. Sejumlah bandara di wilayah terdampak juga masih ditutup sementara. Para ahli memperingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa jumlah korban jiwa akibat gempa ini? Berdasarkan data terbaru, sedikitnya 52 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Mengapa gedung-gedung di Pereira mudah runtuh? Banyak bangunan di Pereira dibangun dengan standar konstruksi yang kurang memadai untuk menghadapi gempa besar. Selain itu, lokasi yang dekat dengan zona patahan juga berkontribusi pada keruntuhan.

Kapan normalitas akan kembali di Pereira? Pemerintah memperkirakan proses pemulihan akan memakan waktu beberapa bulan, tergantung pada tingkat kerusakan infrastruktur dan ketersediaan bantuan.

Apakah ada peringatan dini untuk gempa susulan? SGC telah memasang sistem pemantauan real-time untuk mendeteksi potensi gempa susulan dan memberikan peringatan kepada masyarakat setempat.

Related Reading