JurnalNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Jenderal Suyudi Resmi Pegang Tongkat Komando Polri

Published Oktober 2, 2026 · Updated Oktober 2, 2026 · By Mark Williams - jurnalnaya.com

Foto : Mark Williams - jurnalnaya.com

Jenderal Suyudi Resmi Pegang Tongkat Komando Polri

Jurnalnaya.com – Jenderal Suyudi resmi pegang tongkat komando Polri setelah menjalani serah terima jabatan dengan Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Oktober 2026. Prosesi tersebut menandai dimulainya tugas Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri.

Peralihan kepemimpinan ini berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kapolri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Dengan pelantikan dan sertijab tersebut, tanggung jawab memimpin seluruh jajaran Polri resmi berada di bawah kepemimpinannya.

Penyerahan Panji Tribrata dalam Sertijab Kapolri

Rangkaian serah terima jabatan diawali dengan penyerahan panji-panji Polri, Tribrata. Penyerahan simbol institusi itu menjadi bagian utama dalam pergantian Kapolri dan menggambarkan kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Korps Bhayangkara.

Panji Tribrata memiliki makna penting bagi Polri karena berkaitan dengan nilai dasar, tanggung jawab, serta pedoman pengabdian anggota kepolisian. Dalam momentum Jenderal Suyudi resmi pegang tongkat komando, penyerahan panji tersebut sekaligus menegaskan keberlanjutan tugas institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sertijab merupakan tahap formal dalam perpindahan kewenangan kepemimpinan. Setelah prosesi itu selesai, Kapolri baru memiliki mandat penuh untuk mengarahkan kebijakan, koordinasi, dan pelaksanaan tugas di seluruh struktur kepolisian.

Sumpah Jabatan di Hadapan Presiden

Sebelum mengikuti sertijab, Suyudi telah mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikan di Istana Negara. Dalam sumpahnya, ia menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab. Penegasan itu mencakup kewajiban menjunjung etika jabatan serta nilai Tribrata dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjujung tinggi Tribrata dengan sebaik-baiknya.

Pengalaman Suyudi Sebelum Memimpin Polri

Sebelum menjadi Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN. Penugasan itu menjadi salah satu bagian dari perjalanan kariernya sebelum menerima amanah tertinggi di institusi kepolisian.

Suyudi juga pernah bertugas sebagai Kepala Kepolisian Daerah Banten. Pengalamannya di tingkat kepolisian daerah dan lembaga nasional menjadi latar belakang sebelum ia memimpin Polri secara nasional.

Jabatan Kapolri membawa cakupan tanggung jawab yang luas. Selain memimpin jajaran kepolisian, Kapolri berperan mengarahkan pelaksanaan fungsi penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban, perlindungan masyarakat, serta pelayanan kepolisian sesuai ketentuan hukum.

Makna Transisi Kepemimpinan Polri

Jenderal Suyudi resmi pegang tongkat komando melalui proses pelantikan dan serah terima jabatan yang menegaskan perpindahan kepemimpinan secara resmi. Penyerahan tongkat komando dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup satu periode kepemimpinan sekaligus membuka fase baru bagi Korps Bhayangkara.

Bagi jajaran Polri, pergantian Kapolri menjadi momentum untuk melanjutkan tugas organisasi di bawah arahan pimpinan baru. Pelayanan kepada masyarakat, pelaksanaan penegakan hukum, dan upaya menjaga situasi keamanan tetap menjadi pekerjaan yang harus dijalankan secara konsisten.

Penekanan Suyudi pada Pancasila, UUD 1945, etika jabatan, dan Tribrata menjadi pijakan awal masa tugasnya. Nilai-nilai tersebut disampaikan sebagai pedoman dalam menjalankan amanah setelah ia resmi memimpin Polri.

FAQ Jenderal Suyudi Menjadi Kapolri

Kapan Jenderal Suyudi dilantik sebagai Kapolri?

Jenderal Suyudi Ario Seto dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Kapan serah terima jabatan Kapolri dilakukan?

Serah terima jabatan berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan.

Siapa Kapolri sebelum Jenderal Suyudi?

Sebelum Suyudi menerima tongkat komando, posisi Kapolri dijabat oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Apa jabatan Suyudi sebelum menjadi Kapolri?

Sebelum dipercaya memimpin Polri, Suyudi menjabat sebagai Kepala BNN dan pernah menjadi Kepala Kepolisian Daerah Banten.

Related Reading