JurnalNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

PFI Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Published September 11, 2026 · Updated September 11, 2026 · By Christopher Williams - jurnalnaya.com

Foto : Christopher Williams - jurnalnaya.com

Doa Bersama Digelar untuk Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Jurnalnaya.com – Sejumlah jurnalis dari berbagai media berkumpul di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 11 September 2026, untuk memanjatkan doa bagi lima rekan seprofesi serta tiga kru kapal yang belum dapat dihubungi sejak menjalankan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kegiatan yang diinisiasi Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ) itu mulai terlihat ramai sekitar pukul 18.15 WIB. Kehadiran para pekerja media menjadi bentuk solidaritas sekaligus harapan agar seluruh anggota rombongan dapat segera ditemukan dengan selamat dan kembali kepada keluarga masing-masing.

Lima jurnalis tersebut hilang kontak setelah berangkat menuju perairan Selat Sunda pada Senin, 7 September 2026. Mereka hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Rombongan itu terdiri atas M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus dari Anadolu Agency; serta Donal Husni yang bekerja sebagai jurnalis lepas. Bersama mereka turut berada seorang pemandu dan dua kru kapal.

Harapan untuk Keselamatan Rombongan

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menyampaikan bahwa doa bersama tersebut lahir dari kepedulian sesama insan pers terhadap rekan-rekan yang sedang dalam pencarian. Ia berharap kabar baik segera datang bagi keluarga delapan orang yang belum diketahui keberadaannya.

“Semoga kawan-kawan kami selamat, sehat, dan kembali ke keluarga,” ujar Ketua Umum PFI Pusat Dwi Pambudo di lokasi, Jumat, 11 September 2026.

Dwi memandang jurnalis yang menjalankan tugas peliputan di tengah situasi berisiko sebagai bagian penting dari perjuangan menjaga kemerdekaan pers. Informasi dari lapangan, terutama saat terjadi bencana atau aktivitas alam yang berdampak luas, memiliki peran besar bagi publik. Karena itu, ia mengajak para pekerja media untuk terus memberikan dukungan moral dan doa bagi kelima jurnalis tersebut.

Peliputan di wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau membutuhkan perhatian serius terhadap keselamatan. Kawasan itu menjadi lokasi aktivitas vulkanik yang dipantau karena perubahan kondisi alam dapat berlangsung cepat. Dalam situasi pencarian ini, perhatian utama tetap tertuju pada upaya menemukan seluruh anggota rombongan.

Imbauan Menahan Informasi yang Tidak Terverifikasi

Di tengah proses pencarian, PFI juga meminta masyarakat dan pembuat konten di media sosial untuk berhati-hati saat menyebarkan informasi. Dwi menekankan pentingnya tidak membagikan kabar yang belum dikonfirmasi, terutama karena keluarga para korban tengah menunggu perkembangan dengan penuh kecemasan.

“Kami juga mengimbau kepada pembuat konten yang tidak bertanggung jawab, mohon dikurangi. Dan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak membuat pemberitaan yang tidak terverifikasi,” kata Dwi.

Imbauan tersebut menjadi pengingat bahwa informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya dapat menambah beban psikologis keluarga. PFI bersama perusahaan media disebut terus mendampingi keluarga dari para jurnalis yang hilang kontak. Dalam keadaan seperti ini, penyampaian informasi secara hati-hati menjadi bagian dari penghormatan terhadap mereka yang menanti kepastian.

Dwi turut menyampaikan apresiasi kepada unsur-unsur yang terlibat dalam operasi pencarian. Tim gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat terus melakukan pencarian terhadap rombongan tersebut.

“Kami juga berterima kasih kepada semua tim gabungan melalui Basarnas, Polri , dan TNI, beserta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, yang selama ini telah mengembangkan pencarian teman-teman kami, dan semoga ada titik terang,” kata Dwi.

Lilin dan Pesan untuk Tidak Menghentikan Pencarian

Doa bersama di Bundaran HI tidak hanya diisi dengan lantunan harapan. Para jurnalis yang hadir juga membawa poster berisi pesan dukungan bagi delapan orang yang masih dalam pencarian. Sejumlah pesan yang ditampilkan antara lain “Terus berharap, bawa mereka pulang”, “8 keluarga masih menunggu, 8 harapan masih menyala”, dan “Jangan hentikan pencarian, jangan biarkan mereka dilupakan”.

Pesan-pesan tersebut menggambarkan harapan kolektif agar operasi pencarian tetap dimaksimalkan. Kehadiran rekan-rekan seprofesi di pusat Jakarta juga memperlihatkan bahwa peristiwa ini bukan hanya menjadi perhatian keluarga dan kantor media tempat para jurnalis bekerja, melainkan juga komunitas pers secara lebih luas.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan hening cipta selama lima menit. Dalam momen tersebut, para peserta menyalakan lilin bersama. Nyala lilin menjadi lambang ikhtiar, solidaritas, dan harapan agar pencarian menghasilkan kabar yang menenangkan bagi keluarga.

Saat ini, operasi pencarian oleh tim SAR gabungan masih berlangsung dan cakupannya diperluas hingga mendekati kawah Gunung Anak Krakatau. Dukungan juga datang terhadap instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali, untuk membantu pencarian rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda.

Bagi keluarga yang menunggu, setiap perkembangan pencarian memiliki arti besar. Doa bersama itu menjadi penegasan bahwa harapan untuk menemukan lima jurnalis, seorang pemandu, dan dua kru kapal tetap dijaga, sementara upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is PFI Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis?

PFI Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does PFI Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis matter?

PFI Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.