PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Selama Sprint Race MotoGP
PLN Jaga Keandalan Listrik Saat Kualifikasi dan Sprint Race MotoGP Mandalika 2026
Jurnalnaya.com – Rangkaian kualifikasi dan Sprint Race MotoGP Mandalika 2026 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mendapat dukungan pasokan listrik yang berada dalam kondisi aman. PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di area Sirkuit Mandalika siap melayani kebutuhan ajang internasional tersebut pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Kesiapan ini mencakup kondisi pembangkit, ketersediaan cadangan daya, perangkat penunjang, serta personel yang disiagakan selama kegiatan berlangsung. Keandalan kelistrikan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MotoGP karena berbagai fasilitas di sirkuit memerlukan suplai yang stabil, mulai dari operasional area pertandingan hingga sistem pendukung acara.
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo meninjau kesiapan sistem melalui pusat pemantauan. Ia menegaskan bahwa dukungan listrik untuk MotoGP Mandalika memiliki arti penting, mengingat penyelenggaraan balap tersebut membawa perhatian internasional kepada Indonesia.
“MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia. PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar melalui dukungan pasokan listrik yang andal. Kami ingin memastikan langsung bahwa infrastruktur kelistrikan dan personel siaga dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujar Rizal.
Kondisi Sistem di Mandalika Dipantau Langsung
Hasil pemantauan dari control room menunjukkan sistem kelistrikan Lombok, termasuk jaringan yang melayani kawasan Sirkuit Mandalika, berada pada kondisi normal. Kapasitas pembangkitan yang tersedia juga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik selama sesi kualifikasi dan Sprint Race digelar.
Pengawasan dari ruang kendali memungkinkan PLN memeriksa perkembangan sistem secara berkelanjutan. Dalam kegiatan dengan kebutuhan listrik yang terpusat seperti MotoGP, pemantauan tersebut penting untuk memastikan pasokan dapat dijaga dan langkah respons tersedia apabila terjadi perubahan kebutuhan di lapangan.
“Kami pantau kondisi pembangkit aman, pasokan daya cukup, dan kelistrikan di Sirkuit Mandalika normal. Sesi kualifikasi dan sprint race hari ini pun bisa berjalan normal,” tambah Rizal.
Cadangan daya yang tersedia tidak hanya menjadi penyangga bagi pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026. Kesiapan itu juga diarahkan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat di Lombok selama aktivitas internasional tersebut berlangsung. Dengan demikian, kebutuhan acara dan layanan kelistrikan sehari-hari dapat tetap diperhatikan secara bersamaan.
Beban Listrik Meningkat Dibanding Tahun Lalu
Selama sesi kualifikasi dan Sprint Race, beban puncak di kawasan Sirkuit Mandalika tercatat mencapai 2.930 kilovolt ampere atau kVA. Angka ini lebih tinggi dibandingkan catatan pada periode serupa dalam penyelenggaraan tahun sebelumnya, yang berada di level 2.815 kVA.
Kenaikan kebutuhan daya tersebut menggambarkan pentingnya kesiapan kapasitas dan sistem cadangan di sekitar venue. Beban listrik pada sebuah sirkuit tidak hanya berkaitan dengan aktivitas balap di lintasan, melainkan juga kebutuhan fasilitas penyelenggara, area operasional, sistem pendukung, dan layanan lain yang digunakan sepanjang agenda berlangsung.
PLN menempatkan kesiapan pembangkitan sebagai salah satu fondasi utama untuk menjaga kelancaran kegiatan. Selain memastikan pembangkit dalam keadaan aman, perusahaan juga menyediakan infrastruktur pengamanan agar pasokan dapat tetap terjaga bila dibutuhkan dukungan tambahan.
Pengamanan Berlapis Disiapkan di Area Sirkuit
Untuk memperkuat sistem kelistrikan, PLN memasang tiga titik inlet Unit Gardu Bergerak atau UGB dengan total kapasitas 1.280 kVA. Tiga titik tersebut terdiri atas kapasitas 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA.
Keberadaan titik inlet itu menjadi bagian dari skema pengamanan berlapis. Sistem tersebut memungkinkan UGB dimobilisasi apabila diperlukan untuk menopang kebutuhan listrik di kawasan sirkuit. Dengan pendekatan ini, PLN menyiapkan opsi dukungan teknis yang dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional di lapangan.
Selain fasilitas inlet UGB, PLN juga menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply atau UPS. Perangkat ini berfungsi sebagai penunjang kontinuitas daya pada kebutuhan tertentu. Perusahaan turut menyiapkan 13 unit UGB serta genset dengan akumulasi kapasitas 4 megawatt atau MW.
Kombinasi UPS, UGB, genset, dan kesiapan pembangkit mencerminkan langkah antisipatif yang diterapkan selama agenda MotoGP Mandalika. Setiap komponen memiliki peran dalam memperkuat ketahanan sistem, terutama ketika acara berlangsung dengan jadwal yang padat dan kebutuhan layanan listrik harus tetap terjaga.
Rizal juga meninjau sistem pemantauan dan pengendalian genset di Green Genset Control Room di kawasan Sirkuit Mandalika. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan perangkat dan petugas berada dalam kondisi siap mendukung rangkaian acara.
Dengan kondisi kelistrikan yang normal, daya yang mencukupi, serta perangkat cadangan yang telah disiagakan, PLN menempatkan keandalan pasokan sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran MotoGP Mandalika 2026. Fokusnya bukan sekadar memenuhi kebutuhan pada saat balapan berlangsung, tetapi juga menjaga keberlangsungan layanan listrik di kawasan Lombok secara menyeluruh.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Selama?PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Selama is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Selama matter?PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Selama matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.