Tiongkok Targetkan Pasokan Minyak dan Gas Sebanyak 440 Juta Ton
Tiongkok Tetapkan Target Pasokan Minyak dan Gas 440 Juta Ton Setara Minyak untuk 2030
Jurnalnaya.com – Produksi minyak dan gas domestik Tiongkok telah menyentuh angka rekor 420 juta ton setara minyak pada tahun 2025. Data resmi mencatat bahwa pencapaian itu mencerminkan lonjakan signifikan dalam kemampuan negara tersebut menjaga keamanan energinya secara mandiri.
Berangkat dari momentum tersebut, pemerintah Tiongkok kini membidik lonjakan pasokan hingga 440 juta ton setara minyak pada tahun 2030. Angka itu tertuang dalam rencana lima tahun terbaru sektor migas yang dirilis pada Senin, 17 Agustus 2026, oleh National Energy Administration (NEA) bekerja sama dengan National Development and Reform Commission. Informasi ini dikutip dari Xinhua pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Target Infrastruktur dan Cadangan Strategis
Dokumen rencana tersebut memuat sejumlah sasaran kuantitatif yang ambisius. Di antaranya, cadangan gas alam nasional ditargetkan mencapai lebih dari 13 persen dari total konsumsi dalam negeri. Selain itu, injeksi tahunan karbon dioksida melalui proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) serta penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) diwajibkan mencapai 10 juta ton pada 2030.
Di sisi infrastruktur, pemerintah menetapkan penambahan 20 ribu kilometer jaringan pipa minyak dan gas jarak jauh dalam periode yang sama. Dengan penambahan itu, total panjang jaringan pipa di seluruh Tiongkok akan menembus 220 ribu kilometer.
Prioritas Strategis dalam Rencana Lima Tahun
Tugas-tugas utama yang diamanatkan mencakup penguatan eksplorasi dan produksi migas, perluasan infrastruktur pendukung, penguatan cadangan strategis, pendalaman kerja sama internasional, serta percepatan transisi menuju energi hijau. Rencana ini juga menekankan pengembangan kekuatan produktif baru berkualitas tinggi, peningkatan inovasi teknologi, dan pendalaman reformasi struktural di sektor migas.
Dorongan Menuju Migas Ramah Lingkungan
Salah satu pilar utama dokumen tersebut adalah pengembangan migas secara terkoordinasi dengan energi terbarukan dan sumber daya terkait. Kawasan sekitar ladang minyak dan gas didorong untuk mengintegrasikan pembangkit surya, angin, dan panas bumi secara bertahap. Langkah ini bertujuan menaikkan tingkat elektrifikasi sekaligus membentuk ladang migas yang ramah lingkungan, rendah karbon, hingga tanpa karbon.
"Minyak dan gas merupakan sumber energi dan bahan baku industri yang penting. Pasokannya berkaitan erat dengan keamanan energi Tiongkok dan kehidupan masyarakat."
Pernyataan tersebut termuat langsung dalam teks rencana sebagai landasan filosofis seluruh kebijakan yang diuraikan di dalamnya. (Selsha Septifanie Gunawan)
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Tiongkok Targetkan Pasokan Minyak dan Gas Sebanyak?Tiongkok Targetkan Pasokan Minyak dan Gas Sebanyak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Tiongkok Targetkan Pasokan Minyak dan Gas Sebanyak matter?Tiongkok Targetkan Pasokan Minyak dan Gas Sebanyak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.