Skip to content
Royal desk
Agustus 28, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Prabowo Perintahkan PLN-Pertamina Segera Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan

Emily Thomas - jurnalnaya.com 4 mins read

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas kepada para pimpinan Badan Usaha Milik Negara, khususnya PT PLN dan PT Pertamina, agar

Prabowo Perintahkan PLN-Pertamina Segera Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan

Prabowo Perintahkan PLN Pertamina Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan untuk Efisiensi Maksimal

Jurnalnaya.com – Jakarta — Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas kepada para pimpinan Badan Usaha Milik Negara, khususnya PT PLN dan PT Pertamina, agar segera melaksanakan pemangkasan terhadap anak perusahaan dan cucu perusahaan yang berada di bawah naungan mereka. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi operasional serta produktivitas seluruh BUMN di Indonesia. Prabowo Perintahkan PLN Pertamina Segera melakukan reduksi struktur organisasi yang dinilai terlalu berlapis dan menghambat pengambilan keputusan yang cepat.

Instruksi langsung tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada malam hari Minggu, 9 Agustus 2026. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah menteri serta Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, Presiden menekankan pentingnya percepatan pemangkasan layer-layer perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih responsif terhadap tantangan ekonomi nasional.

Mempercepat Proses Pengambilan Keputusan Strategis

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang hadir dalam rapat tersebut, menerangkan bahwa pemangkasan terhadap anak dan cucu perusahaan memiliki tujuan ganda. Pertama, untuk mempercepat proses pengambilan keputusan, khususnya pada masa-masa dan persoalan yang bersifat krusial bagi kelangsungan operasional BUMN. Kedua, untuk memastikan bahwa setiap unit usaha berkontribusi secara optimal terhadap target nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya. Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga.

Keterangan resmi dari Sekretariat Kabinet yang dilansir melalui Antara pada Senin, 10 Agustus 2026, menyebutkan bahwa arahan ini akan diikuti oleh seluruh BUMN di Indonesia. Presiden menginginkan konsistensi dalam implementasi program perampingan ini agar tidak terjadi ketimpangan antara perusahaan besar dan menengah.

Perkembangan Program B50 dan Infrastruktur Bio-Etanol

Selama pertemuan berlangsung, Teddy juga menyampaikan bahwa Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, telah melaporkan perkembangan program mandatory Biodiesel 50 persen atau B50 yang telah diluncurkan sejak Juli 2026. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan di Indonesia.

Selain itu, Simon juga melapor secara langsung kepada Presiden mengenai kesiapan infrastruktur Pertamina dalam menjalankan program mandatory bio-ethanol yang digagas oleh pemerintah. Kesiapan ini mencakup pembangunan fasilitas produksi, distribusi, serta integrasi dengan jaringan energi nasional yang ada saat ini.

Presiden Prabowo Subianto juga menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Perkasa Roeslani. Rosan menyampaikan pernyataan tersebut di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Kamis, 6 Agustus 2026, sebelum rapat terbatas di Hambalang.

Arahan-arahan Beliau (Presiden) juga untuk pengurangan layer-layer, terutama di perusahaan-perusahaan BUMN yang besar (seperti) Pertamina, PLN, dan yang lain-lainnya agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga lebih meningkat, efisiensi juga lebih terjaga, dan juga tentu saja (diikuti) di BUMN-BUMN lainnya.

Menurut Rosan, upaya perampingan atau streamlining telah berhasil dilakukan terhadap 274 perusahaan hingga akhir Juli 2026. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja keseluruhan BUMN di Indonesia, termasuk peningkatan profitabilitas dan efisiensi biaya operasional.

Dampak Jangka Panjang bagi Ekonomi Nasional

Inisiatif Prabowo Perintahkan PLN Pertamina Segera pangkas anak-cucu perusahaan ini diproyeksikan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian Indonesia. Dengan struktur organisasi yang lebih ramping, BUMN diharapkan dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien dan fokus pada core business mereka. Hal ini juga akan meningkatkan daya saing BUMN di pasar global.

Pemerintah juga berencana untuk melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi program perampingan ini. Evaluasi akan mencakup aspek keuangan, operasional, dan kontribusi terhadap target pembangunan nasional. Melalui pendekatan ini, diharapkan tidak ada lagi perusahaan yang redundan atau tidak memberikan nilai tambah signifikan bagi negara.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Instruksi Presiden

Apa saja BUMN yang terdampak langsung oleh instruksi ini? BUMN yang terdampak langsung antara lain PT PLN, PT Pertamina, serta perusahaan BUMN besar lainnya yang memiliki anak dan cucu perusahaan dalam jumlah signifikan.

Berapa banyak perusahaan yang sudah dipangkas hingga Juli 2026? Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 274 perusahaan telah berhasil melalui proses perampingan atau streamlining sesuai arahan pemerintah.

Apa hubungan antara pemangkasan perusahaan dengan program B50? Pemangkasan struktur organisasi memungkinkan Pertamina dan PLN mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk mendukung program B50 dan infrastruktur bio-ethanol yang sedang dikembangkan.

Kapan implementasi penuh program perampingan ini akan selesai? Implementasi penuh ditargetkan selesai pada tahun 2027, dengan evaluasi berkala setiap enam bulan sekali untuk memastikan target tercapai.

Leave a reply