Skip to content
Royal desk
Agustus 28, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

Emily Thomas - jurnalnaya.com 4 mins read

Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani kembali menyoroti urgensi penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total

Jurnalnaya.com – Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani kembali menyoroti urgensi penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus segera mengambil langkah total untuk mengendalikan api yang telah mengancam keselamatan warga dan ekosistem sekitar. Situasi ini menjadi perhatian serius mengingat luas area yang terbakar terus meluas.

Krisis Kebakaran di Bromo

Berdasarkan data yang disampaikan, luas area terbakar di kawasan Bromo telah mencapai 520 hektare. Angka ini menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya bersifat lokal, tetapi telah menyebar ke berbagai titik dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Balai Besar TNBTS merespons dengan menutup total akses wisata dari empat kabupaten, yaitu Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo.

Penutupan kawasan merupakan langkah yang diperlukan untuk memberikan ruang maksimal bagi proses pemadaman dan mencegah munculnya risiko baru terhadap wisatawan.

Kebakaran ini bermula sejak Senin pekan lalu dan terus meluas seiring kondisi cuaca yang mendukung penyebaran api. Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya pemadaman. Kobaran api masih membakar vegetasi kering di kawasan tersebut, dan pemadaman darat maupun udara terus dilakukan berdasarkan pemetaan pergerakan api.

Tuntutan Komando Terpadu

Puan Maharani menekankan pentingnya satu komando yang kuat dalam operasi pemadaman karhutla di Bromo. Selain itu, dukungan personel dan peralatan yang memadai juga harus tersedia di lapangan. Ia juga mengingatkan agar pemadaman darat dan udara diarahkan berdasarkan pemetaan pergerakan api, kondisi angin, vegetasi kering, serta area dengan nilai ekologis tinggi.

Serta pengawasan terhadap seluruh titik rawan agar api yang telah dikendalikan tidak kembali menyala atau menyebar ke kawasan lain.

Menurut mantan Menko PMK tersebut, prioritas utama saat ini adalah memadamkan api secepat mungkin, mencegah perluasan kerusakan, serta melindungi masyarakat sekitar dari dampak turunannya. Kualitas udara dan potensi penyebaran asap ke permukiman pun harus terus dipantau secara ketat.

Pemulihan Ekosistem dan Ekonomi

Menurut Puan, pemulihan kawasan Bromo tidak boleh disederhanakan menjadi hanya sekadar penanaman kembali pohon atau vegetasi. Kawasan yang terbakar harus dibagi berdasarkan tingkat kerusakannya dan diberikan intervensi pemulihan yang berbeda dengan mengutamakan regenerasi vegetasi asli dan pemulihan fungsi ekologis kawasan.

Penutupan total kawasan Bromo juga memiliki konsekuensi ekonomi yang harus mulai dihitung pemerintah sejak sekarang. Sebab Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan sehingga penutupan total dinilai dapat mempengaruhi sektor pariwisata secara signifikan.

Bromo merupakan ekosistem ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada jip wisata, homestay, penginapan, perdagangan, kuliner, pemandu wisata, transportasi, hingga berbagai usaha kecil di desa-desa penyangga.

Karena itu, pemerintah perlu segera melakukan asesmen dampak ekonomi penutupan kawasan terhadap rumah tangga dan pelaku usaha lokal. Sehingga apabila penutupan berlangsung panjang, dukungan pemerintah dapat diarahkan secara presisi kepada kelompok yang benar-benar kehilangan sumber pendapatan.

FAQ: Kebakaran Bromo

Apa penyebab utama kebakaran di Bromo? Kebakaran di Bromo dipicu oleh kombinasi cuaca kering, vegetasi kering yang mudah terbakar, dan faktor manusia. Api menyebar cepat karena medan yang sulit dijangkau.

Berapa luas area yang terbakar? Luas area terbakar mencapai 520 hektare sejak Senin pekan lalu, mencakup berbagai titik dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Bagaimana dampak ekonomi penutupan Bromo? Penutupan total mempengaruhi masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada jip wisata, homestay, penginapan, perdagangan, kuliner, pemandu wisata, transportasi, dan usaha kecil di desa-desa penyangga.

Apa langkah pemulihan jangka panjang? Pemerintah diminta membangun standar ketahanan kawasan wisata alam strategis nasional dengan pemetaan risiko kebakaran, sistem deteksi dini, dan protokol perlindungan ekonomi masyarakat.

Standar Ketahanan Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, Puan meminta pemerintah menjadikan kebakaran Bromo sebagai dasar membangun standar ketahanan kawasan wisata alam strategis nasional. Kawasan Taman Nasional seperti Bromo harus memiliki pemetaan risiko kebakaran dari segala aspek, hingga lini terkecil sekalipun karena menyangkut kelestarian banyaknya vegetasi dan bahkan kehidupan masyarakat.

Puan merinci, pemetaan mulai dari tingkat tapak, sumber air pemadaman yang tersedia sepanjang musim rawan, sistem deteksi dini, personel siaga, batas aktivitas berdasarkan tingkat bahaya kebakaran, serta protokol perlindungan ekonomi masyarakat ketika destinasi terpaksa ditutup.

Untuk penanganan kebakaran di kawasan Bromo tidak cukup hanya dengan api dipadamkan lalu destinasi wisata dibuka kembali. Negara harus memastikan tiga pemulihan berjalan bersamaan: bahwa api benar-benar terkendali, ekosistem yang rusak dipulihkan, dan penghuni kawasan mendapatkan dukungan yang memadai.

Sebagai langkah konkret, pemerintah dapat merujuk pada panduan penanganan karhutla yang telah diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui portal resmi pemerintah terkait pengelolaan kawasan konservasi.

Leave a reply