Skip to content
Royal desk
Agustus 5, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Zelensky Sebut Gencatan Senjata Lebih Baik daripada Perang Selama 10-20 Tahun

Christopher Williams - jurnalnaya.com 3 mins read

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menegaskan posisinya bahwa gencatan senjata merupakan pilihan strategis yang lebih menguntungkan dibandingkan

Zelensky Sebut Gencatan Senjata Lebih Baik daripada Perang Selama 10-20 Tahun

Zelensky Sebut Gencatan Senjata Lebih Baik Daripada Perang 10-20 Tahun

Jurnalnaya.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menegaskan posisinya bahwa gencatan senjata merupakan pilihan strategis yang lebih menguntungkan dibandingkan melanjutkan konflik bersenjata dalam jangka panjang. Dalam pernyataannya yang terbaru, Zelensky Sebut Gencatan Senjata Lebih Baik daripada terus berperang hingga dua dekade ke depan, meskipun hal itu berarti menunda kemenangan total. Pemimpin Ukraina ini menekankan bahwa keselamatan dan kesejahteraan rakyatnya menjadi prioritas utama di tengah situasi geopolitik yang kompleks saat ini.

Pernyataan tersebut diungkapkan melalui sesi wawancara eksklusif dengan Laura Loomer, seorang influencer berpengaruh dari Amerika Serikat. Wawancara ini kemudian dipublikasikan secara luas di platform media sosial X pada hari Jumat, 24 Juli 2026, dan segera menarik perhatian publik internasional. Melalui platform tersebut, Zelensky menyampaikan pesan yang jelas tentang visi perdamaian yang ia perjuangkan untuk Ukraina.

Visi Perdamaian dan Kemitraan dengan Amerika Serikat

“Jika kita bisa menghentikan pertempuran besok untuk mencapai gencatan senjata, itu jauh lebih menguntungkan daripada harus bertempur selama 10 hingga 20 tahun demi kemenangan namun kehilangan rakyat kita,” ujar Zelensky dalam pernyataannya yang dikutip oleh Anadolu pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Meskipun demikian, Zelensky tidak pernah menghilangkan cita-cita untuk meraih kemenangan total atas Rusia. Namun, ia menegaskan bahwa menyelamatkan nyawa masyarakat menjadi pertimbangan paling krusial dalam setiap langkah menuju penyelesaian konflik. Pendekatan ini menunjukkan kematangan diplomasi Ukraina dalam menghadapi tantangan yang dihadapi bangsa tersebut.

Dalam percakapan yang sama, pemimpin Ukraina tersebut menyampaikan bahwa Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, memahami keinginan Kyiv untuk mengakhiri perang. Zelensky menilai selama ini terdapat persepsi yang keliru bahwa Ukraina tidak menginginkan akhir dari konflik. Sebaliknya, Kyiv telah lama mencari jalan keluar yang damai melalui berbagai kanal diplomasi internasional.

Hubungan pribadi antara kedua pemimpin tersebut mengalami perubahan signifikan setelah pertemuan tertutup di Vatikan pada April 2025. Zelensky menyebut momen tersebut sebagai titik balik yang membuka jalur komunikasi lebih baik untuk membahas upaya perdamaian. Pertemuan di Vatikan ini menjadi katalisator bagi peningkatan kerja sama bilateral antara Ukraina dan Amerika Serikat.

Perjanjian Damai dan Kerja Sama Teknologi

Zelensky juga kembali menegaskan kesediaannya untuk menandatangani perjanjian damai dengan Rusia. Ia telah berkali-kali menyampaikan kepada Trump bahwa dirinya siap mengunjungi Amerika Serikat jika diperlukan untuk menandatangani kesepakatan tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Ukraina untuk mencapai resolusi damai yang berkelanjutan.

Selain membahas proses perdamaian, Zelensky mengungkapkan harapannya agar Ukraina dan Amerika Serikat dapat segera menyelesaikan kerja sama besar di bidang teknologi pesawat nirawak atau drone. Pengalaman Ukraina dalam penggunaan drone selama perang dapat menjadi dasar bagi pengembangan kerja sama pertahanan kedua negara. Teknologi ini diyakini akan menjadi komponen penting dalam strategi keamanan regional di masa depan.

Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa Ukraina berada di jalur yang tepat menuju pemulihan pasca-konflik. Dengan dukungan internasional yang kuat, terutama dari Amerika Serikat, Ukraina optimis dapat membangun kembali negaranya sambil mempertahankan kedaulatan territorialnya. Proses ini memerlukan waktu, tetapi fondasi yang telah dibangun memberikan harapan baru bagi rakyat Ukraina.

(Kelvin Yurcel)

Leave a reply