Skip to content
Royal desk
Agustus 5, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Ledakan di MAN 3 Padang – Polisi Ungkap Pelaku Korban Perundungan

Barbara Williams - jurnalnaya.com 2 mins read

Ledakan di MAN 3 Padang: Polisi Temukan Motif Pelaku Berupa Bullying Ledakan di MAN 3 Padang - Padang, Sumatra Barat, menjadi tempat kejadian peristiwa

Ledakan di MAN 3 Padang – Polisi Ungkap Pelaku Korban Perundungan

Ledakan di MAN 3 Padang: Polisi Temukan Motif Pelaku Berupa Bullying

Ledakan di MAN 3 Padang – Padang, Sumatra Barat, menjadi tempat kejadian peristiwa ledakan bom pada Selasa, 14 Juli 2026. Seorang siswa berinisial R, 17 tahun, diduga sebagai pelaku kejadian tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol M Yasin, menjelaskan bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap alasan di balik aksi tersebut.

Alasan Pelaku Terungkap

Dalam pemeriksaan awal, Yasin menyebutkan bahwa R mengalami tekanan psikologis akibat bullying. “Dari pemeriksaan awal kami temukan kalau motif pelaku R adalah risak,” kata Yasin, di Padang, melansir Antara.

“Kepada petugas, R mengaku tidak berniat untuk meledakkan atau membakar bom yang ia rakit,” ujarnya.

Korban mengatakan bahwa aksi meledakkan bom dilakukan karena kondisi mental yang memburuk. Meski demikian, ia tidak mengetahui pasti seberapa besar dampak yang akan terjadi.

Proses Pemetaan Bahan Peledak

Menurut informasi, R mempelajari cara merakit bahan peledak secara mandiri. Ia mengakses panduan dari internet tanpa bantuan orang lain. Bahan baku dan alat-alatnya diperoleh melalui toko daring, lalu dirakit di rumah secara diam-diam.

Penyelidikan menunjukkan bahwa R telah merakit benda berbahaya sejak empat bulan terakhir. Selama itu, ia menyimpan hasil karyanya di tempat tinggalnya. Saat kejadian, benda tersebut dibawa ke sekolah dan kemudian diledakkan.

Kondisi Setelah Ledakan

Insiden ledakan menyebabkan kerusakan di sejumlah area sekolah, namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Saat ini, R masih ditahan di Kantor Polresta Padang untuk pemeriksaan lanjutan, didampingi langsung oleh kedua orang tuanya.

Polresta Padang juga sedang menunggu arahan lebih lanjut dari Mabes Polri serta Densus 88 Antiteror untuk memastikan langkah penanganan yang tepat.

Leave a reply