Skip to content
Royal desk
Agustus 28, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Kabut Asap Selimuti Jambi, 2 Penerbangan Dialihkan

Charles Davis - jurnalnaya.com 3 mins read

Pada Selasa, 25 Agustus 2026, kabut asap selimuti Jambi dan memaksa dua penerbangan mengubah rencana pendaratan mereka di Bandara Sultan Thaha, Kecamatan

Kabut Asap Selimuti Jambi, 2 Penerbangan Dialihkan

Kabut Asap Selimuti Jambi: Dua Penerbangan Dialihkan dari Bandara Sultan Thaha

Jurnalnaya.com – Pada Selasa, 25 Agustus 2026, kabut asap selimuti Jambi dan memaksa dua penerbangan mengubah rencana pendaratan mereka di Bandara Sultan Thaha, Kecamatan Jambi Selatan. Penurunan jarak pandang yang tajam pada sore hari menjadi pemicu utama keputusan pengalihan tersebut, sementara seluruh operasional keberangkatan tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Fluktuasi Visibilitas Sepanjang Sore

Ardon Marbun, General Manager Bandara Sultan Thaha, menjelaskan bahwa instrumen pemantauan mencatat perubahan drastis pada parameter jarak pandang antara pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Pada pukul 14.00, angka yang terekam berada di level 1.500 meter—masih dalam ambang operasional. Namun, sekitar setengah jam kemudian, tepatnya pukul 14.30, nilai tersebut merosot tajam menjadi 1.000 meter. Kondisi memburuk lebih lanjut ketika pukul 15.00 tiba, dengan visibilitas menyentuh titik terendah di angka 800 meter, jauh di bawah standar yang diizinkan untuk fase pendaratan.

“Jarak pandang setelah itu sempat membaik menjadi 1.200 meter,” ujar Ardon di Jambi, Selasa, 25 Agustus 2026, melansir Antara.

Perbaikan singkat tersebut tidak cukup untuk membatalkan keputusan pengalihan yang telah diambil sebelumnya. Otoritas bandara menilai bahwa fluktuasi secepat itu membuat prediksi kondisi di landasan menjadi tidak dapat diandalkan, sehingga keselamatan penumpang tetap menjadi pertimbangan utama.

Rincian Penerbangan yang Dialihkan

Penerbangan pertama yang terdampak adalah Citilink dengan nomor QG 966, rute Jakarta–Jambi, yang semula dijadwalkan menyentuh landasan pukul 15.20 WIB. Pesawat tersebut dialihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang. Penerbangan kedua, yang juga berujuan ke Kota Jambi, dialihkan ke Batam pada hari yang sama. Kedua pengalihan dilakukan berdasarkan penilaian real-time terhadap data visibilitas yang diterima kru penerbangan.

Keberangkatan Tetap Lancar

Menurut Ardon, gangguan cuaca yang terjadi tidak memengaruhi operasional penerbangan keberangkatan. Seluruh pesawat yang melakukan lepas landas dari Bandara Sultan Thaha terpantau berjalan lancar tanpa keterlambatan yang berarti. Fase take-off, yang umumnya lebih toleran terhadap penurunan visibilitas dibandingkan fase landing, tidak memerlukan perubahan prosedur pada hari tersebut.

Konteks Kebakaran Hutan dan Lahan

Fenomena kabut yang menyelimuti sebagian besar wilayah Provinsi Jambi dalam beberapa hari terakhir muncul di tengah upaya masif penanganan kebakaran hutan dan lahan yang digencarkan di berbagai daerah. Asap dari titik-titik kebakaran yang belum sepenuhnya padam terbawa angin dan menurunkan kualitas udara secara signifikan. Dalam situasi demikian, faktor keselamatan—khususnya pada fase pendaratan—tetap menjadi prioritas utama otoritas bandara dan maskapai penerbangan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah jadwal keberangkatan terpengaruh oleh kondisi asap? Tidak. Menurut pengelola bandara, seluruh penerbangan keberangkatan tetap beroperasi normal meskipun jarak pandang menurun drastis pada sore hari. Tidak ada keterlambatan berarti yang tercatat pada fase lepas landas.

Ke mana pesawat yang dialihkan mendarat? Citilink QG 966 dialihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, sementara penerbangan kedua dialihkan ke Batam. Penumpang yang terdampak diarahkan mengikuti prosedur pengalihan yang berlaku.

Apa yang sebaiknya dilakukan calon penumpang? Pantau pembaruan jadwal langsung dari maskapai masing-masing melalui aplikasi resmi atau situs web. Dinamika visibilitas akibat kabut dapat berubah secara tiba-tiba pada waktu kapan pun, sehingga informasi terkini dari maskapai menjadi sumber paling akurat.

Berapa lama kondisi jarak pandang diperkirakan memburuk? Otoritas bandara tidak memberikan estimasi durasi pasti karena perubahan visibilitas bersifat dinamis. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan setiap beberapa menit selama periode berisiko.

Frequently Asked Questions

What is Kabut Asap Selimuti Jambi 2 Penerbangan?

Kabut Asap Selimuti Jambi 2 Penerbangan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kabut Asap Selimuti Jambi 2 Penerbangan matter?

Kabut Asap Selimuti Jambi 2 Penerbangan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a reply