Skip to content
Royal desk
Agustus 5, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi

Michael Rodriguez - jurnalnaya.com 3 mins read

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, telah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi yang berlokasi

Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi

BGN Menggantung Operasional SPPG Karangturi Usai Kasus Keamanan Pangan

Jurnalnaya.com – Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, telah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. Langkah ini diambil setelah terjadi kasus keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengakibatkan sejumlah peserta mengalami gangguan kesehatan.

Sejumlah korban dilaporkan sempat merasakan pusing, mual, muntah, serta diare setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut. Sudaryono, yang lebih dikenal dengan panggilan Mas Dar, segera melakukan kunjungan ke beberapa fasilitas kesehatan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Ia meninjau kondisi pasien di RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum.

“Dari sekitar 700-an yang dirawat itu sebagian di rumah sakit, dan ada yang di puskesmas. Alhamdulillah, tadi sudah kita tengok kondisinya sudah baik,” ujar Mas Dar dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 2 Agustus 2026.

Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat total 707 orang yang diduga terdampak insiden tersebut. Angka tersebut mencakup 693 siswa dan 14 guru dari SMK Negeri 6 Semarang. Kejadian ini bermula setelah para peserta mengonsumsi MBG pada Jumat, 31 Juli 2026.

Investigasi Awal Menunjukkan Beberapa Faktor Penyebab

Berdasarkan temuan awal investigasi, BGN mengidentifikasi beberapa kemungkinan penyebab. Di antaranya adalah bahan makanan tertentu yang masih menjalani proses pemeriksaan laboratorium, serta waktu memasak yang dianggap terlalu dini sebelum makanan didistribusikan ke lokasi.

“Sejauh ini, investigasi yang kami terima ada beberapa bahan, yakni daun singkong, bumbu rendang, dan lain-lain. Kita lagi minta dari dinas kesehatan untuk dicek laboratoriumnya. Kita butuh waktu paling tidak tujuh hari, lima hari kerja begitu, untuk sampai dengan hasilnya, kemudian, kita bisa lihat hasil lab-nya. Namun, sejauh ini investigasi kita adalah dari bahan-bahan itu dan diduga memasaknya jauh lebih awal,” ucap Mas Dar.

Mas Dar juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem baru untuk mengontrol proses memasak. Seluruh dapur kini dipaksa menerapkan sistem kerja yang lebih ketat dengan koordinasi tingkat kecamatan.

“Kita sudah siapkan sistemnya. Ini sekarang sedang kita paksa semua dapur, ada koordinator kecamatan dan lain-lain, sedang kita paksa kerja pakai sistem. Jadi, kapan kol mulai dicacah, kapan dimasak itu semua kita kunci, dan kita lagi siapkan ini (sistemnya), kita kebut semua,” ujar Mas Dar.

Dengan harapan sistem baru ini dapat berjalan optimal dalam satu hingga dua minggu ke depan, Mas Dar berharap pihak terkait dapat memantau proses memasak secara lebih transparan.

“Kemudian, kita harapkan orang tua siswa, guru, dan barangkali dinas kesehatan bisa melihat jam berapa dimasak, apa saja yang dimasak, bumbu apa yang dimasukkan harus kemudian tersistem dan terpantau semua,” ujar Mas Dar.

Ilustrasi petugas saat menyiapkan hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat. ANTARA/Rubby Jovan

Frequently Asked Questions

What is Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi?

Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi matter?

Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a reply