Skip to content
Royal desk
Agustus 5, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Kogabwilhan III Serahkan Jenazah Pilot AS Nicholas Goselin

Charles Davis - jurnalnaya.com 3 mins read

Kogabwilhan III Serahkan Jenazah Pilot AS Nicholas Goselin Kogabwilhan III Serahkan Jenazah Pilot AS Nicholas - Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan

Kogabwilhan III Serahkan Jenazah Pilot AS Nicholas Goselin

Kogabwilhan III Serahkan Jenazah Pilot AS Nicholas Goselin

Kogabwilhan III Serahkan Jenazah Pilot AS Nicholas – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan menegaskan komitmen pada misi kemanusiaan, Kogabwilhan III resmi menyerahkan jenazah pilot Amerika Serikat Nicholas F. Goselin kepada perwakilan TAMAMA di Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani, Jayapura, pada Jumat malam, 3 Juli 2026. Serah terima ini menjadi momen penting setelah pilot tersebut gugur dalam serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Konteks Serangan dan Evakuasi Jenazah

Menurut informasi yang dihimpun, Nicholas Goselin adalah salah satu pilot yang menjalankan tugas penerbangan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di wilayah Papua. Serangan terhadap pesawatnya yang dilakukan KKB dipimpin oleh Elkius Kobak, yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut. Jenazah pilot yang tergugah ini kemudian dievakuasi oleh personel Koops TNI Habema, yang membawa tubuhnya ke Timika sebelum diterbangkan ke Jayapura.

Sebelum diantarkan ke kota terdekat, jenazah Nicholas diangkut ke hanggar TAMAMA untuk diadakan ibadah bersama yang melibatkan masyarakat setempat. Langkah ini menunjukkan upaya untuk merangkul kebersamaan dan menyampaikan penghormatan terhadap korban yang meninggal dalam perjalanan misinya. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, untuk dilakukan otopsi yang bertujuan memastikan penyebab kematian pilot tersebut secara resmi.

Kegiatan TAMAMA dan Koordinasi dengan TNI

TAMAMA, yang juga diwakili oleh Uskup Jayapura Yanuarius Theofilus Matopai You, menyatakan bahwa perusahaan tersebut tidak pernah melibatkan personel TNI, Polri, atau KKB dalam misinya. “Kami mengeksekusi tugas kemanusiaan secara murni, tanpa bauran kekuatan militer atau kelompok bersenjata,” jelas Uskup Yanuarius Theofilus Matopai You, yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama TAMAMA.

“TNI akan terus menjaga keamanan di Tanah Papua agar tetap stabil,” tambah Letjen TNI Lucky Avianto, Komandan Kogabwilhan III, saat memberikan pernyataan resmi di Sentani, seperti dilaporkan Antara, Jumat, 3 Juli 2026.

Kogabwilhan III telah menyelesaikan tugas evakuasi jenazah Nicholas Goselin dengan cepat dan efisien. Proses ini menunjukkan sinergi antara TNI dan TAMAMA dalam menghadapi situasi kritis di wilayah Papua. Uskup Jayapura, Yanuarius Theofilus Matopai You, mengungkapkan bahwa misi TAMAMA adalah menyebarkan ajaran Injil, sehingga timnya tetap menjaga netralitas sepanjang operasi. “Kami berharap jenazah Nicholas dapat memberikan kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Serangan terhadap pesawat Nicholas Goselin yang terjadi pada 2 Juli 2026 menjadi peristiwa yang menimbulkan perhatian luas di Tanah Papua. Sebagai bagian dari misi kemanusiaan, pilot ini bertugas untuk mengangkut bantuan ke wilayah yang terisolasi akibat gangguan keamanan. Menurut laporan, operasi penerbangan ini adalah bagian dari upaya TAMAMA untuk menjaga kesinambungan layanan sosial dan pastoral di daerah-daerah terpencil.

Pengiriman jenazah Nicholas Goselin ke Jayapura juga menjadi momen yang memperkuat hubungan antara TNI dan TAMAMA. Kogabwilhan III mengungkapkan bahwa penyerahan jenazah adalah tanda selesainya proses evakuasi, dan selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan upacara pemakaman. “Kami berupaya memastikan jenazah diterima dengan layanan terbaik,” tambah Letjen TNI Lucky Avianto.

Dengan menyerahkan jenazah pilot AS Nicholas Goselin kepada TAMAMA, Kogabwilhan III menegaskan komitmennya dalam melindungi para pelaku misi kemanusiaan. Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kerja sama antara institusi militer dan organisasi sipil dalam menghadapi tantangan di wilayah Papua. Misi Nicholas Goselin terus menjadi bahan perhatian, karena merupakan bagian dari upaya global untuk mendukung kegiatan sosial di daerah yang sulit diakses.

Leave a reply