Skip to content
Royal desk
Agustus 5, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Main Agenda: Gubernur BI Lantik 12 Pemimpin Baru Kantor Pusat dan Perwakilan, Ini Daftarnya

Sandra Taylor - jurnalnaya.com 3 mins read

ktur Pemimpin Main Agenda – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara resmi melantik 12 individu baru untuk memimpin struktur organisasi BI, termasuk

Main Agenda: Gubernur BI Lantik 12 Pemimpin Baru Kantor Pusat dan Perwakilan, Ini Daftarnya

Gubernur BI Umumkan 12 Posisi Baru dalam Struktur Pemimpin

Main Agenda – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara resmi melantik 12 individu baru untuk memimpin struktur organisasi BI, termasuk kantor pusat dan perwakilan di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan dalam rangka perbaikan efisiensi operasional dan penguatan kebijakan keuangan yang menjadi Main Agenda penting dalam mencapai stabilitas perekonomian nasional.

Pelantikan ini berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2025, setelah pertemuan evaluasi kinerja BI 2026 yang mengevaluasi pencapaian program serta menentukan arah prioritas untuk tahun 2027. Main Agenda dalam transformasi kepemimpinan ini mencakup peningkatan kinerja lembaga keuangan, pengembangan inovasi digital, serta peningkatan sinergi dengan pihak eksternal seperti pemerintah dan lembaga keuangan internasional.

Berdasarkan laporan Antara, Perry Warjiyo menegaskan bahwa pelantikan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi kebijakan makroekonomi dengan tugas-tugas operasional yang lebih terstruktur. “Para pemimpin baru akan berperan penting dalam mendorong kebijakan yang berdampak luas, terutama dalam Main Agenda pembangunan ekonomi berkelanjutan,” ujarnya dalam pidato resmi.

Struktur Pemimpin Baru dan Perannya

Dalam pelantikan kali ini, Sally M Hutapea yang sebelumnya menjabat Kepala Grup Departemen Hukum kini menempati posisi Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen. Perubahan ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap sistem keuangan, yang menjadi Main Agenda utama BI dalam menjaga stabilitas moneter.

M. Agung Hastowo, yang sempat menempati posisi Advisor Unit Khusus Pembangunan SPU, DC, dan BRS, kini menjabat sebagai Kepala Unit Khusus Pembangunan SPU, DC, dan BRS. Peran ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar-unit dalam menyusun kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Main Agenda dalam reorganisasi ini mencakup penyempurnaan mekanisme pengambilan keputusan.

Arief Rachman, mantan Kepala Grup Departemen Pengembangan Pasar Keuangan, kini menjadi Plt Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan. Pelantikan ini menunjukkan komitmen BI untuk meningkatkan akses pasar keuangan, salah satu Main Agenda krusial dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

Yulistian Pancawijaya, sebelumnya memimpin Grup Departemen Inovasi dan Digitalisasi Data, kini menjabat sebagai Plt Kepala Departemen Inovasi dan Digitalisasi Data. Peran ini diharapkan dapat mempercepat implementasi teknologi digital dalam operasional BI, yang menjadi Main Agenda dalam membangun sistem keuangan yang modern dan transparan.

Pelantikan di Wilayah dan Perwakilan BI

Berikutnya, Imaduddin Sahabat yang sebelumnya menjabat Kepala Perwakilan BI Tokyo, kini menempati posisi Kepala Departemen Komunikasi. Perpindahan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat komunikasi kebijakan BI kepada publik. Main Agenda komunikasi ini bertujuan mengurangi kesenjangan informasi antara lembaga dan masyarakat.

Juli Budi Winantya, mantan Kepala Grup Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, kini menjadi Kepala Perwakilan BI Tokyo. Pelantikan ini mencerminkan kebutuhan BI untuk memperkuat hubungan dengan pihak eksternal, terutama dalam Main Agenda pembangunan ekonomi yang berbasis data dan kebijakan internasional.

R Triwahyono, mantan Kepala Grup Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas, kini menjabat Kepala Perwakilan BI New York. Pemimpin baru ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai kebijakan moneter global, yang merupakan Main Agenda dalam menciptakan kebijakan yang responsif terhadap perubahan ekonomi dunia.

Surya Alamsyah, yang sebelumnya memimpin kelompok kantor perwakilan di Sulawesi Selatan, kini menjadi Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku. Pelantikan ini dianggap sebagai upaya BI untuk memperluas cakupan kebijakan keuangan ke daerah-daerah yang sebelumnya kurang terjangkau, sesuai dengan Main Agenda pemerataan kebijakan ekonomi.

Agus Taufik, mantan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, kini menjabat Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Utara. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antarprovinsi dalam pelaksanaan Main Agenda pembangunan daerah melalui kebijakan keuangan yang terpadu.

Sebagai bagian dari Main Agenda ini, pelantikan 12 pemimpin baru diharapkan menjadi penggerak utama dalam transformasi organisasi BI. Dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki, mereka akan membawa dampak signifikan dalam memperkuat posisi BI sebagai otoritas kebijakan keuangan dan moneter. Kepemimpinan yang baru diangkat ini juga menjadi langkah strategis untuk menyiapkan BI menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Leave a reply