Skip to content
Royal desk
Agustus 5, 2026 JurnalNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
News

Viktor Laiskodat Dorong Penguatan Hilirisasi dan Infrastruktur di TTS

Sandra Jackson - jurnalnaya.com 3 mins read

Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di Nusa Tenggara Timur memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor

Viktor Laiskodat Dorong Penguatan Hilirisasi dan Infrastruktur di TTS

Viktor Laiskodat Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Infrastruktur di Timor Tengah Selatan

Jurnalnaya.com – Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di Nusa Tenggara Timur memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi. Menurut Viktor Bungtilu Laiskodat, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem untuk Daerah Pemilihan NTT II, upaya hilirisasi menjadi kunci agar nilai tambah hasil produksi dapat dinikmati langsung oleh warga.

Komitmen tersebut disampaikan Viktor saat melaksanakan kegiatan reses di Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, pada Rabu, 22 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati TTS Army Konay beserta jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok tani, tokoh agama, tokoh perempuan, dan perwakilan warga dari berbagai kecamatan.

Memperkuat Rantai Ekonomi Pertanian

Dalam dialog terbuka dengan masyarakat, sejumlah aspirasi disampaikan mencakup pembangunan infrastruktur, pengembangan pertanian, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), sistem irigasi, pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta pengembangan industri tenun dan komoditas lokal.

TTS memiliki potensi yang sangat besar. Yang harus kita bangun bukan hanya sawah, tetapi seluruh rantai ekonominya. Kita harus memastikan masyarakat tidak hanya menghasilkan gabah, tetapi juga memperoleh nilai tambah melalui pengolahan hingga pemasaran. Di situlah kesejahteraan akan tumbuh.

Viktor menjelaskan bahwa pembangunan pertanian di TTS perlu diarahkan agar petani tidak sekadar menjual hasil panen, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pengolahan dan pemasaran. Ia menekankan bahwa petani harus menguasai rantai nilai secara menyeluruh, mulai dari budidaya hingga distribusi ke pasar.

Kita tidak boleh berhenti pada produksi. Petani harus menguasai rantai nilai, mulai dari budidaya, pengolahan, hingga pemasaran. Di negara maju, mereka menguasai seluruh proses dari hulu sampai hilir. Model seperti itulah yang harus kita bangun di TTS.

Infrastruktur sebagai Fondasi Pertumbuhan

Menurut Viktor, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kebutuhan mendesak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyatakan bahwa ketika kondisi fiskal negara membaik, pembangunan jalan, jembatan, dan konektivitas kawasan akan terus didorong agar potensi ekonomi TTS dapat berkembang secara maksimal.

Viktor juga menyoroti karakter alam kawasan selatan TTS yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, kawasan tersebut diyakini akan memiliki daya saing yang kuat di tingkat regional.

Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

Viktor menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Ia menyatakan bahwa sekolah memang tidak menjamin kesuksesan secara otomatis, namun pendidikan memperbesar peluang untuk berhasil. Oleh karena itu, ia ingin anak-anak TTS terus belajar, membuka wawasan, dan kembali membangun daerahnya.

Sekolah memang tidak otomatis membuat seseorang berhasil, tetapi pendidikan memperbesar peluang untuk berhasil. Karena itu saya ingin anak-anak TTS terus belajar, melihat dunia yang lebih luas, dan kembali membangun daerahnya.

Pemberdayaan perempuan juga menjadi fokus penting dalam pembangunan daerah. Viktor menegaskan bahwa kemajuan perempuan akan membawa kemajuan bagi daerah. Sebagai pendidik pertama dalam keluarga, perempuan harus memperoleh kesempatan pendidikan yang setinggi-tingginya.

Pengembangan Industri Lokal dan Komoditas Potensial

Viktor mendorong pengembangan industri tenun sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat sekaligus pelestarian budaya. Ia mengusulkan adanya pusat pemasaran yang dapat membantu memperluas akses pasar bagi para perajin tenun di TTS.

Di sektor lain, kawasan selatan TTS dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan industri garam sebagai salah satu komoditas potensial. Viktor menyatakan bahwa jika masyarakat bersatu dan mampu menjaga iklim investasi yang kondusif, banyak peluang ekonomi baru yang bisa berkembang di wilayah selatan TTS.

Sementara itu, Wakil Bupati TTS Army Konay menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama pada sektor pertanian dan infrastruktur yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat.

Pelaksana Tugas Asisten III Setda TTS sekaligus Kepala Bappeda TTS, Nikson D.E. Nomleni, menjelaskan bahwa daerah tersebut saat ini menjadi lokasi sejumlah program strategis nasional, di antaranya pembangunan SMA Garuda dan Sekolah Rakyat. Namun, pembangunan SMA Garuda masih memerlukan dukungan akses jalan menuju lokasi.

Viktor juga berpesan agar program pertanian tetap menjaga tanaman yang memberi manfaat bagi masyarakat. Pembangunan harus menghadirkan solusi tanpa menghilangkan sumber penghasilan warga.

Leave a reply